Semenjak diluncurkan akhir tahun 2008, Google Chrome sudah menjadi pesaing berat bagi browser-browser besar seperti Firefox, IE, dan Opera. Banyak sekali review yang mengatakan bahwah Chrome adalah browser masa depan, karena akselerasinya yang begitu luar biasa meninggalkan pesaing beratnya yaitu Firefox. Namun tidak sedikit pula pengguna Firefox masih setia menggunakan browser racikan Mozilla tersebut, termasuk saya pribadi. Kurang berminatnya saya untuk menggunakan lagi Google Chrome tak lebih disebabkan kecepatan yang dijanjikan tidak saya temukan seperti ketika saya menggunakan Firefox. Yahh... paling tidak ketika itu terinstal di komputer saya dan menggunakan jaringan internet yang biasa saya gunakan.
Setelah secara iseng mencari update terbaru Google Chrome lewat mesin pencari, dapatlah saya kepada sebuah halaman yang mengatakan bahwa Google Chrome telah sampai pada Versi 2.0.162.0 Pre-Beta, sebuah versi baru menindaklanjuti versi Beta 1 yang diterbitkan oleh Google dalam Official Sitenya. Google Chrome versi ini telah mengusung webkit engine terbaru yang merupakan revisi dari webkit 39410. Sebagai tambahan pula, Google Chrome versi ini telah dilengkapi dengan fasilitas autocomplete, full-page zoom dan auto scroll.
Beberapa waktu yang lalu saya penasaran dengan kinerja dari Firefox 3.1 Beta 2 karena peningkatan kecepatan browsing yang ditawarkannya. Sama halnya dengan Google Chrome versi 2.0.162.0 ini yang juga menawarkan peningkatan keamanan dan kecepatan browsing... Rasanya keinginan untuk mendownload dan menginstalkannya di komputer sayapun tak bisa dihindari lagi...

Setelah saya menginstalkannya, ternyata kecepatan browsing seperti yang dijanjikan lagi; tidak saya temukan pada komputer saya. Bahkan ketika saya membuka blog ini, ada beberapa gambar yang tidak terload sempurna atau blank image. Kecepatannyapun masih kalah bila saya bandingkan dengan Firefox 3.05 pada komputer saya. Sedikit terbersit rasa kecewa namun tertutupi dengan sebuah fakta yang membesarkan hati bahwa ini masih dalam versi Beta. Sebuah pekerjaan rumah besar bagi Chromium untuk menyempurnakannya.
Satu hal baru yang menarik dari Google Chrome versi 2.0.162.0 ini, yaitu fitur docking dragged tabs, sebuah fitur yang memungkinkan kita untuk memunculkan icon tab berukuran besar ketika kita men-drag tab keluar dari docking-nya. Hasilnya tab tersebut berpindah menjadi sebuah jendela/windows baru. Demikian pula sebaliknya, apabila tab pada jendela baru tersebut dikembalikan ke dalam docking tab yang lain, maka jendela itu akan berubah menjadi tab dalam satu jendela yang lain tersebut... *Nah... bingung kan...*

Bagi anda yang tetap ingin mencicipi dan mencoba fitur baru milik Google Chrome 2.0.162.0 ini bisa mendownloadnya di sini.
Selamat mencoba...
Setelah secara iseng mencari update terbaru Google Chrome lewat mesin pencari, dapatlah saya kepada sebuah halaman yang mengatakan bahwa Google Chrome telah sampai pada Versi 2.0.162.0 Pre-Beta, sebuah versi baru menindaklanjuti versi Beta 1 yang diterbitkan oleh Google dalam Official Sitenya. Google Chrome versi ini telah mengusung webkit engine terbaru yang merupakan revisi dari webkit 39410. Sebagai tambahan pula, Google Chrome versi ini telah dilengkapi dengan fasilitas autocomplete, full-page zoom dan auto scroll.
Beberapa waktu yang lalu saya penasaran dengan kinerja dari Firefox 3.1 Beta 2 karena peningkatan kecepatan browsing yang ditawarkannya. Sama halnya dengan Google Chrome versi 2.0.162.0 ini yang juga menawarkan peningkatan keamanan dan kecepatan browsing... Rasanya keinginan untuk mendownload dan menginstalkannya di komputer sayapun tak bisa dihindari lagi...

Klik untuk memperbesar gambar
Setelah saya menginstalkannya, ternyata kecepatan browsing seperti yang dijanjikan lagi; tidak saya temukan pada komputer saya. Bahkan ketika saya membuka blog ini, ada beberapa gambar yang tidak terload sempurna atau blank image. Kecepatannyapun masih kalah bila saya bandingkan dengan Firefox 3.05 pada komputer saya. Sedikit terbersit rasa kecewa namun tertutupi dengan sebuah fakta yang membesarkan hati bahwa ini masih dalam versi Beta. Sebuah pekerjaan rumah besar bagi Chromium untuk menyempurnakannya.
Satu hal baru yang menarik dari Google Chrome versi 2.0.162.0 ini, yaitu fitur docking dragged tabs, sebuah fitur yang memungkinkan kita untuk memunculkan icon tab berukuran besar ketika kita men-drag tab keluar dari docking-nya. Hasilnya tab tersebut berpindah menjadi sebuah jendela/windows baru. Demikian pula sebaliknya, apabila tab pada jendela baru tersebut dikembalikan ke dalam docking tab yang lain, maka jendela itu akan berubah menjadi tab dalam satu jendela yang lain tersebut... *Nah... bingung kan...*

Klik untuk memperbesar gambar
Bagi anda yang tetap ingin mencicipi dan mencoba fitur baru milik Google Chrome 2.0.162.0 ini bisa mendownloadnya di sini.
Selamat mencoba...



















